Archive for the ‘cinta’ Category

cipularang 107,

Sunday, March 16th, 2008

ada jingga menusuk meninggalkan lebam biru… merinduimu seperti berjalan ke awal pagi, yg sudah tadi.
satu yang tak kembali.
biarkan menghampar seperti kelokan megah tak bertuan ini, dilewati dan dinikmati mengulang tak bertentu waktu, karena yg dituju adalah tempat terahir perjalanan. dimana disana bisa bahagia bahagia…mungkin. jadi jangan jadikan 107 ini tujuan karena tuannya tak pernah mampu untuk benar benar ada untuk dipunyai.
telapakmu -ku akan selamanya kosong.
hatimu -ku akan terus terngilu….
diam saja disitu dengan rindu,
hangatkan tubuhmu di tempat yg sempat kau sebut jawaban takdir yg sudah kau punya. not the same but yes,
i still loving you. the show must goon.

‘Selagi Hangat Semakin Mantap’

Thursday, March 13th, 2008

Aku hanya seorang
peri.

Peri kecil dengan
sayap gemilap disapu angin

yang ditiupkan
kuncup lili…

 

aku hanya
seperindu.

Perindu sepi
pekatnya lelangit penyampai berita dari ufuk,

Dengan kuas merah
marun…

 

Aku hanya sepotong
awan.

Melambung-lambung
dari putih jadi abu-abu lalu menghitam

Aku datang
kepadamu… membawa sepiring kemarahan

Yang tak habis
kumakan,

Kubagikan sesuka
hati agar kau tau seperti apa rasanya

Kemarahan yang satu
ini.

Resep asli tidak
turun temurun dan tidak diturunkan.

Khusus untuk aku
dan, kamu; yang memesannya.

Tak akan ada lagi
kemarahan yang seperti ini.

Maka,

Silahkan segera
diicip…

Selagi hangat
semakin mantap.

00:10-210108

‘Firdaus’

Monday, March 10th, 2008

Kamu masih disitu,
ci…?

Atas sesuatu yang tidak kita punya

Dan segala yang kita miliki…

Simpan dulu ci…

satu waktu kita akan berada di bawah awan dan ijuk yang sama,

menemukan lelembar kertas kertas yang dulu diterbangkan angin

hingga legam jatuh di pangkuan kita

kau mengira ngira apa yang kulakukan disini

bersama siapa aku

dipelukan siapa aku

menciumi siapa aku
lalu kau meniupkan selembar kertas
yang kau pikir tak pernah pula kulakukan untukmu..

hingga kau tak mau tau kemana kertasmu akan tiba.

Aku pun tak peduli kemana kertasku akan bertiup

Aku sudah selesai mengira ngira bersama siapa kamu

Memeluk siapa kamu

Mencium siapa kamu…

Aku pun tak mau tau sebanyak apa hati yang sudah kulayangkan untukmu

Suatu hari kita berpelukan

Suatu hari kita mewujudkan

Tidak untuk sesiapa,
impian sesiapa..

Kita bikin dunia kita sendiri

Tidak hati siapa menjenguk hati siapa…

Aku disini ci… di dalam kamu… disitu…
bersamamu.

Bisapun dunia kuremukkan dengan telapak tanganku..

Hingga menyesak air mata,
dia tidak pernah menjawab

    kenapa jembatan itu seperti hantu…

    Kenapa mereka setolol aturan yang bahkan tak mampu menghancurkan hati kita
    Kenapa mereka tidak mengantarkan kita ke tempat yang seperti hati kita

Bisapun aku marah dan merendahkan para pesabda konyol itu,

    Tidak akan mengubah matahari tua yang menjadikan kita

    Mengikatkan diri pada malam malam kerinduan dengan warna langit yang                 berbeda.
Lalu aku tau kau selalu memelukku di malam malam itu..

I love you Ci. Much. 270208-12:31

feel things more honestly and can express myself with complete clarity now.

Monday, August 20th, 2007

tidak ada blog hari ini…
apalagi kemaren kemaren… ah, gak sempet ah. ;D
terlalu bahagia.
teringat komen untuknya dari ia.
bukaaannn…bukan yufolia.
cuman satu anak tangga lagi :D

Keyakinan.
lvu.

DI GARIS KENING

Thursday, January 25th, 2007

Digariskening_1
Siapa yang membuat menangis?

Terlalu angkuh untuk janji kekuatan

Airmata pun bukan alasan untuk pengakuan sebuah kelemahan

 

Mengadu untuk sesuatu yang ada pada Empu

Bahkan tidak mendengar jawab

berjalan diatas rangkai jawaban tertanam jauh di dasar

Dan tak punya mampu untuk tertimbun disana mencarinya

 

pelan sendiri tersaruk tumit menyalikan hati

menerus jalan berperosok berwarna hitam

abai lengking binatang mendesahkan taring di sekujur

pori

menggerakkan yang dipunya mengalung dedoaan

Apapun itu aku sudah dinanti

 

…menjadi sesuatu…

…bertemu sesuatu…

untuk janji kekuatan yang sama

 

biar air mata membasah awan

biar terlukis selengkung pelangi…

karena dia.. bersamaku……

Ujung jarinya terbuka

Lengannya hangat

Dadanya damai

Menciumku di garis kening..

 

11:46am****************************************************

 

Dewa Sepimu

Friday, December 22nd, 2006

Dewa Sepimu

Dia berbincang di seperempat abad lalu….

Mencerita segala makna yang mampu dia kenang..

Segala yang dangkal.

Lalu membeliung semua tentang dia dari bawah ingatnya

Hingga memuncul mengapung di permukaan

Tentang siapa dia

yang diseperempat abad lalu terpesona oleh arti kesepian…

yang di seperempat abad kemudian kesepian itu terdewakan

di gemuruh buih memabukkan.

di potongan kata-kata terpenggal.

di sentuhan binal pembalasan kesumat.

di gegap lampu tujuh warna.

menjadi manguan di pekatnya kopi dan pedihnya asap.

menjadi lucon di selipan refrain lagu-lagu cengeng.

menjadi randezvous di potongan hari.

di gelap-gelap menggerayangi bahu terlelap.

Padamu cintaku menjadi iba…

kesepian itu merubah warnanya.

jika…. Ibaku memuja dewa sepimu,

Maka terbenamlah dalam buih itu.

mengaburlah semua daya warasmu.

untuk mencerita lagi terus dan terus…

tentang seperempat abadmu yang dulu dan yang akan datang.

lalu dimana kau kini….?

hilang…. hilanglah aku atas nama dewa sepimu

tidak ada aku….

Di seperempat abad lalu atau diseperempat abad nanti

Aku disini…

menyayup suaramu tentang dewa sepimu

lalu jauh…. menjauh…. Sunyi.

11:14pm

12.12.06————————————————————————

Satu Iris Cinta

Friday, April 21st, 2006

Pinky_1
SATU  IRIS CINTA

bullshit!!!
Apa ini semua?! Kebodohan merajakan lela.
Dan aku melemparkan tubuhku di tengah mereka…
Dan aku tersesat… berenang di atas kepala-kepala yang saling seruduk…
Lalu tak lagi arah yang bisa kutemu.
Berdiri pun sudah terjengkang-jengkung di atas punggung orang lain.
Tidak berdaya mengumpulkan anggota tubuh untuk tetap bergerak…
dengan utuh…
aku…… tercabik…
aku…… tertawa…
mungkin…
jika ada beberapa menit indah yang diberi Tuhan…
tentang aku…
aku akan punya sayap
lalu terbang merasai setiap kecup bibir angin
di ujung-ujung bulu halusku…
terbang… sampai kutemu
satu bukit landai berteduh
membuka pikinik box milikku
berisi satu iris cinta
yang katanya memang ada
keberadaannya………(?)
*****************************Jkt -16 April 06- 23:15******************************************************

JADI…? APA…? PLEASE…
lipitan hijau itu di satukan dengan inchi yang sama.
terkuak dengan jarak yang mirip.
tiap liuknya berbeda…
aku…
ingin kembali di pelukmu.
Namun aku… terlalu tidak ingin kembali bersamamu.
Aku mencari di belukar
Aku mencari di gerak udara
Aku mencari di dengung asap
Hingga tak kulihat kehangatan seperti milikmu.
Aku tau hatiku membeku
Merantai
Mengakar
Waktu kurasa lebih sejuk dari pelukmu,
Tidak kutemu jalan cahaya.
Waktu kudapat lebih indah darimu,
Tidak kudengar tabuh meritmekan langkahku.
Waktu ku berhuya saat ku rengkuh yang gemerlap,
Tidak ada kekuatan untuk membangun sebuah jembatan mukzizat.
Waktu ku dirasuk yang lebih dari segala yang pernah,
Tidak ada sebuah celahnya yang selalu tetap di tempatnya… petanya pun kabur.
kepadaNya…
please……
********************************* Jkt -16 April 06- 23:27************************************

mengingatmu

Saturday, January 14th, 2006

mengingatmu…
seperti bermain di taman firdaus
yang hanya ada dalam penglihatan hati

seandainya kutemu
disini..
di jalanan hidupku..?
akan kutanami tujuhpuluhribu mawar
dengan kelopak putih anggrek
berterbangan…

aku seperti bunga tak bernama
duduk menekuk lutut
dengan ujung celana berkibar
di buritan…

angin asin ini
menggulung rambut
yang tak pernah sepanjang ini.
kelepak lilitannya
mengaburkan mataku melihat ke mercu
yang tampak seperti kunang-kunang

ujung selopku menghitung papan di lorong dek.
menggenggam angin laut di saku jaket…
aku, tidak tersenyum pada wajah-wajah yang lewat
entah kenapa mereka tersenyum
seperti hangat.

aku hanya ingin duduk
bersama kepulan latte di sampingku
menghitung hamparan sekoci
yang sewarna dengan garis di ujung langit
menyentuh air yang seperti manik manik kaca

mengingatmu….
inilah taman terbaik yang bisa kudapat

-bryan adam: when you love someone-
15 Jan 06 somewhere nowhere 3:56 am

share with me…

Thursday, September 8th, 2005

aku bahkan tidak tau apa apa..rasanya seperti gelembung air yang melayang diudara. kosong..
jadi apa yang harus aku bagi..
cinta pun aku tidak boleh punya… apalagi di bagi? dibagi?

seumur hidup..
aku tidak pernah merasa sakit
sesakit serusak sejahanam ini
sakit sampai hancur! cinta memang bukan hitungan waktu. dengan bulan ataupun tahun.
berbelasan tahun bersama orang yang aku cintai
pisahpun bukan begini sakitnya… bukan.bukan. bukan!!!!!
anjritt!!! ini sakitnya… astaghfirullaah.. ya Tuhaann….
ini……
sakitnya..bukan main..

dalam bandingan waktu ini bukan apa-apanya.
tapi dengan harus mengeluarkan bagian dari dalam tubuh sendiri rasanya seperti bunuh diri.
mengupas kulit sendiri. mencabut kuku sendiri. ya Tuhan ya Tuhan ya Tuhan…
ini harus bisa dilewati. harus. harus. ini hanya dalam hitungan bulan..tapi..
rasanya sudah semenjak aku belum dilahirkan. semuanya. semuanya.
memang dia ada dalam aku. aku tau aku ada dalam dia.
ya.ya.ya. aku akan baik baik saja. aku sudah punya dia. ada. nyata. aku bisa. aku bisa.

hey! listen to me!!!

  • dulu… begitu banyak perlengkapan dan alat bantu yang hsrus kamu pasang untuk menetapkan letaknya supaya ‘pas’ untuk mu. hingga satu persatu alat itupun tidak mampu lagi ikuti maumu dan maunya. berkarat. memborok. ambrol. lapuk. patah. layu. berguguran. sudah waktunya mati.
  • baru saja… tidak ada perlengkapan. tidak pun alat  bantu. datang tanpa tanda-tanda. tanpa persiapan. tiba-tiba melekat erat. dengan bentuk yang pasti. begitu ringan. melengkapi. melarut. menghidupkan. menjadi lebih baik. bertumbuh. wangi.
  • sekarang… semua yang wangi. yang tumbuh. yang baik. yang larut. yang hidup. yang ringan. yang lengkap. semua harus di abaikan. dianggap mati. tapi apa iya dianggap mati? bahkan kuburan-pun masih dianggap ada. dipelihara. dijenguk… lalu bagaimana sekarang? apa yang mau kamu lakukan? kamu sendiripun tidak tau darimana mulai memilah. memunguti. mana punyamu. mana punya dia. kamu seperti menusuk nusuk diri sendiri untuk mencari. mengembalikan sesuatu yang bahkan sudah menjadi dirimu.
  • hey.. kenyataannya dengan kata-kata manismu, kamu jadi iblis! kenapa tidak menampakkan keiblisanmu sekalian?! tidak usah berkata kata manis lagi!! tunjukkan sakitmu! biar kamu puas… daripada kehabisan tenaga untuk berkata kata manis…
  • anda ingin obat sakit hati? maka jadilah TOLOL! pilihlah katakata yang manis! dijamin sakit hati anda akan hilang. lalu mati. ANDA. MATI.
  • bersenag-senanglah dengan keMATIan anda. thats so sweet you know??!!
  • good luck than….

demam

Sunday, June 26th, 2005

Sok tau…… aku bilang udah baca.. padahal baru yang like this.. huikiki.. mangap mangap… wauw.. transparaaannnn… hwaa..cihuy… iyaiya.. asikasik… makasimakasi…h’eh! gak usah diapa apain…bener bener itu.. gitu aja.. ngapain bungkus bungkus bikin rese aja.. kelamaan. Tar juga keliat juga. tar juga di rusakin juga. yakan..

kan

?

kan

..? iyasayang. Iyaaa..sayaaang. ih sayang…mah gituyak.. ditanyain mulu. kirain lupa ingatan apa..? polos ajah. Gak usah jaim.. kayak si ‘Patrick’ tulo.. temennya sponge bob…tulo sayang… bodo amat dikatain bego.. orng Apaadanya. kayak aku ini lo..liat liat..gak pake bungkus…yeyeye…yananti atuh dirumah aja.. :p

tangan kiri ato tangan kanan sayang..? ih kayak aku dulu Waktu balita. “hayohayo..pake tangan baik.. tangan manisnya mana?” Ih padahal

kan

tu tangan duaduanya sama baiknya. Hayo. kalo gak ada kiri.. mana kanan bisa dibilang kanan…yakan?

Besok. Jam 11. besok. Jam 13.

Duaduanya.. berarti pisan…hh..kok ini bersin nambah parah…apa yang salah ya…dua malam kayak gini… mulai kayak air terjun nih… ah.. kalo demam gimana..

Ah. ini auranya udah gak mecing ini…

tadi bukan apa apa aja kena juga dirasa. Ya orang diksinya gitu si … orang disayang kok nggak ngerti disayang gitu lo.. emosi dikittttttadiii . tapi dari tadi udah..gpp. I locve you. Ya lagian orang lagi sebel ada tugu monyer disitu kok… aduuu badannya kok panas ini yak… pulan kok panas ini yak… pulang aja ah… makasi..makasi.. strawbery pingki belang belangnya…

‘AK’ 10.57. 26 jun.